Tampilkan postingan dengan label Occultisme. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Occultisme. Tampilkan semua postingan
Rabu, 01 Februari 2012

Occultisme

Occultisme diambil dari bahasa latin occultus artinya rahasia dan occulere artinya tersembunyi . occultisme adalah kepercayaan terhadap adanya kekuatan yang tersembunyi di alam semesta . ilmu occultisme secara keseluruhan menerangkan tentang rahasia kekuatan roh , jiwa , jimat , mistik , magic , ramalan , tarot , astrologi , alkimia , sulap , spiritisme , satanisme , supernatural , metafisika dan lain-lain . occultisme atau okultisme asia dan india berakar dari kepercayaan animisme dan dinamisme , sedangkan occultisme barat berasal dari babylonia kuno , ibrani dan gipsy , seperti yang tercatat dan di imformasikan melalui Neoplatonisme dan Hermetic .juga oleh ahli teologi dari itali Saint Thomas Aquinas pada abad ke-13 . di dalam occultologi ada yang membahas tentang tenaga jiwa dan kemampuannya , yaitu bagaimana tenaga jiwa itu dapat di kembangkan , di pupuk dan di bina untuk di kerahkan hingga timbul dari padanya kekuatan , kesaktian atau kemampuan yang luar biasa .

Tetragrammaton


Tetragrammaton
Tetragrammaton (Bahasa Yunani: τετραγράμματον kata dengan empat huruf) nama dalam bahasa Ibrani untuk Tuhan, yang dieja (dalam aksara Ibrani); י (yod) ה (heh) ו (vav) ה (heh) or יהוה (YHWH), tetragramaton adalah nama pribadi dari Tuhan orang Israel.
Dari semua nama Tuhan di Perjanjian Lama, Tetragrammaton muncul paling sering, sebanyak 6.823 kali menurut Jewish Encyclopedia, namun menurut Biblica Hebraica dan Biblica Hebraica Stuttgartensia, teks asli dari Tulisan Ibrani yang ditulis dalam bahasa Ibrani dan bahasa Aram, berisi tulisan Tetragrammaton sebanyak 6.828 kali. Banyaknya penulisan Tetragramaton di dalam tulisan tulisan tersebut mengindikasikan rujukan yang lebih pribadi terhadap jatidiri Sang Penguasa. (Berlawanan dengan gelar yang tidak pribadi seperti “Tuhan” atau “Bapa”). Banyak pengkaji Alkitab melihat ini sebagai bukti bahwa penulis Alkitab (dan orang orang Ibrani dan Israel kuno) melihat nama yang direpresentasikan dengan Tetragrammaton sangat penting dan sering digunakan dalam perkataan dan doa-doa sehari-hari. Dan untuk yang percaya bahwa Alkitab diinspirasikan oleh Tuhan, hal ini menunjukkan bagaimana perasaan-Nya terhadap nama pribadi-Nya
Dalam agama Yahudi, Tetragrammaton adalah nama Tuhan yang tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata, dan tidak boleh disebut atau diucapkan pada pembacaan tulisan suci dan doa, sehingga di ganti dengan Adonai (“Tuanku”). Bentuk tertulis lain seperti ד׳ atau ה׳ dibaca Hashem (Sang Nama), dan digunakan karena alasan yang sama.
Tetragrammaton juga seringkali diucapkan Yehuwa, Yehova, Yehovah, Jehova, atau Jehovah, tergantung kemampuan lidah si pembaca, dan ketersediaan huruf dalam aksara si penulis. Istilah-istilah tersebut adalah ejaan alternatif untuk Yahweh, bentuk tetragrammaton YHWH yang dipakai dalam terjemahan Alkitab versi Alkitab LAI Terjemahan Baru yang umum dipakai oleh kalangan Kristen di Indonesia.
Berhubung bahasa Ibrani ditulis dengan huruf ‘gundul’, maka “Yehuwa” adalah sebuah vokalisasi tentatif saja.
Yehuwa jika dialihaksarakan dalam abjad Latin menjadi YHWH. Walaupun YHWH ditulis dalam huruf Ibrani gundul, namun pengucapannya tetap sama, sebagaimana Musa mengulangi firman YHWH, yaitu Yahweh. Hingga hari ini pun orang Israel membacanya/mengucapkannya dengan YAHWEH.
Kata Yehova diserap ke dalam bahasa Jawa menjadi “Yehuwah” yang tertulis pada Alkitab terjemahan bahasa Jawa. Sedangkan pada Alkitab terjemahan bahasa Indonesia tertulis “ALLAH” (dalam huruf kapital semua) atau “TUHAN”, walaupun hal tersebut menyalahi kaidah bahasa, karena nama diri tidak boleh diganti/diterjemahkan.

Alfabet Yunani Kuno


Alfabet yunani kuno
Dibawah ini Aksara Yunani (alphabet)
Α – α – Alpha : transliterasi “a”
Β – β – Beta : transliterasi “b”
Γ – γ – Gamma : transliterasi “g”
Δ – δ – Delta : transliterasi “d”
Ε – ε – Epsilon : transliterasi “e”
Ζ – ζ – Zeta : transliterasi “Z”
Η – η – Eta : transliterasi “ê” Ê
Θ – θ – Theta : transliterasi “th”
Ι – ι – Iota: transliterasi “i”
Κ – κ – Kappa: transliterasi “k”
Λ – λ – Lambda: transliterasi “l”
Μ – μ – Mu: transliterasi “m”
Ν – ν – Nu: transliterasi “n”
Ξ – ξ – Xi: transliterasi “X”
Ο – ο – Omicron: transliterasi “o”
Π – π – Pi: transliterasi “p”
Ρ – ρ – Rho: transliterasi “r”
Σ – σ – ς Sigma: transliterasi “s”
Τ – τ – Tau: transliterasi “t”
Υ – υ – Upsilon: transliterasi “u”
Φ – φ – Phi: transliterasi “ph”
Χ – χ – Chi: transliterasi “ch” atau “kh”
Ψ – ψ – Psi: transliterasi “ps”
Ω – ω – Omega : transliterasi “ô” atau “Ô”

Lambang Salib


Lambang Salib
Salib adalah salah satu rasi bintang yang digunakan untuk menandai langit di selatan semenjak zaman awal peradaban manusia. Kemudian oleh kaum-kaum terdahulu yang menyembah bintang salib digunakan sebagai lambang bagi para dewa mereka.Ketika lambang salib akhirnya dipakai, orang-orang Kristen sempat merasa enggan terhadap gambar seorang laki-laki yang tergantung pada salib. Hal ini tidak pernah dilakukan Gereja Kristen sebelum abad ke tujuh. (penjelasan silahkan lihat threat no : 3 ) . Faktanya, salib dengan orang tergantung padanya telah dimasukkan oleh orang Romawi dari India berabad-abad sebelum zaman Kristen.Di Italia di mana terletak Roma yang menjadi salah satu pusat paling awal bagi penyebaran agama Kristen, terdapat salib sebagai peninggalan dari zaman prasejarah.Salib Keltik Pra-Kristen banyak ditemukan di tepi Sungai Shannon di Irlandia ditemukan dengan gambar relief dewa bumi dan roh hutan.Di Mesir purba, yang memuja dewa-dewi yang mati menebus dosa dengan darah, salib dijadikan lambang keagamaan yang umumnya berbentuk huruf T, yang oleh para ahli disebut dengan Tau. Ada pula salib Tau yang di atasnya dipasang sebuah “gagang” yang berupa lingkaran. Lingkaran itu melambangkan kekekalan.Hingga kini banyak para sejarawan Yahudi dan Barat yang tidak mempercayai teori penyaliban Nabi Isa atau Yesus, dikarenakan dahulu adanya pertentangan dalam bangsa Romawi tentang sejarah hal itu. Hal yang melemahkan teori itu adalah perkataan para tentara romawi yang mengatakan bahwa wajah orang yahudi terlihat sama semua (seperti kita melihat orang negro, orang cina, atau orang bule terlihat sama semua), dan kejadian penangkapan adalah malam hari.
Twilight